Nasehat Yang Perlu Kita Pahami

Segala Puji hanya milik yang pantas dipuji, yang Maha memiliki kesempurnaan lagi mengurus mahlukNya. Tiada satupun yang Allah swt ciptakan dengan tidak seimbang dan kesia-siaan. Allah swt menyayangi hambaNya berkali lipat melebihi cinta seorang Ibu kepada anaknya.

Shalawat dan salam senantiasa kita peruntukkan kepada junjungan kita Baginda Rasulullah SAW, ahlul bait beliau serta para sahabat dan pengikutnya yang senantiasa menghidupkan sunnah-sunnah beliau hingga hari kiamat.

Dalam sebuah kitab karangan Imam al-Ghazali menyebutkan bahawa iblis laknatullah itu sesungguhnya namanya disebut sebagai
al-Abid (ahli ibadah) pada langit yang pertama, pada langit yang keduanya disebut az-Zahid. Pada langit ketiga, namanya disebut al-Arif. Pada langit keempat, namanya adalah al-Wali. Pada langit kelima, namanya disebut at-Taqi. Pada langit keenam namanya disebut al-Kazin. Pada langit ketujuh namanya disebut Azazil manakala dalam Lauh Mahfudz, namanya ialah iblis.

Dia (iblis) lupa akan siapa sebenarnya dia. Maka Allah s.w.t. telah memerintahkannya sujud kepada Adam.
Lalu iblis berkata, “Adakah Engkau mengutamakannya daripada aku, sedangkan aku lebih baik daripadanya. Engkau jadikan aku daripada api dan Engkau jadikan Adam daripada tanah.”
Lalu Allah s.w.t. berfirman yang maksudnya, “Aku membuat apa yang aku kehendaki.” Oleh kerana iblis laknatullah memandang dirinya penuh keagungan, maka dia enggan sujud kepada Adam a.s. kerana bangga dan sombong.
Dia berdiri tegak sampai saatnya malaikat bersujud dalam waktu yang lama. Ketika para malaikat mengangkat kepala mereka, mereka mendapati iblis laknatullah tidak sujud sedang mereka telah selesai sujud. Maka para malaikat bersujud lagi untuk kedua kalinya kerana bersyukur, tetapi iblis laknatullah tetap angkuh dan enggan sujud. Dia berdiri tegak dan memaling dari para malaikat yang sedang bersujud. Dia tidak ingin mengikuti mereka dan tidak pula merasa menyesal atas keengganannya.

Kemudian Allah s.w.t. merubah mukanya pada asalnya yang sangat indah menawan kepada bentuk seperti babi hutan. Allah s.w.t. membentuk kepalanya seperti kepala unta, dadanya seperti daging yang menonjol di atas punggung, wajah yang ada di antara dada dan kepala seperti wajah kera, kedua matanya terbelah pada sepanjang permukaan wajahnya. Lubang hidungnya terbuka seperti cerek tukang bekam, kedua bibirnya seperti bibir lembu, taringnya keluar seperti taring babi hutan dan janggut terdapat sebanyak tujuh helai.

Setelah itu, lalu Allah s.w.t. mengusirnya dari surga, bahkan dari langit, dari bumi dan ke beberapa jazirah. Dia tidak akan masuk ke bumi melainkan dengan cara sembunyi. Allah s.w.t. melaknatinya hingga hari kiamat kerana dia menjadi kafir. Walaupun iblis laknatullah itu sebelumnya sangat indah menawan rupanya, mempunyai sayap empat, banyak ilmu, banyak ibadah serta menjadi kebanggan para malaikat dan pemukanya, dan dia juga pemimpin para malaikat karubiyin dan banyak lagi, tetapi semua itu tidak menjadi jaminan sama sekali baginya.

Ketika Allah s.w.t. membalas tipu daya iblis laknatullah, maka menangislah Jibril a.s.dan Mikail. Lalu Allah s.w.t. berfirman yang bermaksud, “Apakah yang membuat kamu menangis?” Lalu mereka menjawab, “Ya Allah! Kami tidaklah aman dari tipu dayamu.” Firman Allah swt , “Begitulah aku. Jadilah engkau berdua tidak aman dari tipu dayaku.” Setelah diusir, maka iblis laknatullah pun berkata, “Ya Tuhanku, Engkau telah mengusir aku dari Syurga disebabkan Adam, dan aku tidak menguasainya melainkan dengan penguasaan-Mu.”

Lalu Allah swt berfirman, “Engkau dikuasakan atas dia, yakni atas anak cucunya, sebab para nabi adalah maksum (Terjaga dari dosa).” Berkata lagi iblis laknatullah, “Tambahkanlah lagi untukku.”
Allah s.w.t. berfirman, “Tidak akan dilahirkan seorang anak baginya kecuali tentu dilahirkan untukmu dua padanya.” Berkata iblis laknatullah lagi, “Tambahkanlah lagi untukku.”
Lalu Allah swt berfirman, “Dada-dada mereka adalah rumahmu, engkau berjalan di sana sejalan dengan peredaran darah.” Berkata iblis laknatullah lagi, “Tambahkanlah lagi untukku.”
Maka Allah swt berfirman, “Dan kerahkanlah terhadap mereka pasukan berkuda dan pasukan yang berjalan kaki, artinya mintalah tolong menghadapi mereka dengan pembantu-pembantumu, baik yang naik kuda maupun yang berjalan kaki. Dan berserikatlah dengan mereka pada harta, yaitu mendorong mereka mengusahakannya dan mengarahkannya ke dalam haram.”

“Dan pada anak-anak, yaitu dengan menganjurkan mereka dalam membuat perantara mendapat anak dengan cara yang dilarang, seperti melakukan senggama dalam masa haid, berbuat perkara-perkara syirik mengenai anak-anak itu dengan memberi nama mereka Abdul Uzza, menyesatkan mereka dengan cara mendorong ke arah agama yang batil, mata pencarian yang tercela dan perbuatan-perbuatan yang jahat dan berjanjilah mereka.”
(Hal ini ada disebutkan dalamsurah al-Isra ayat 64 yang bermaksud : “Gerakkanlah orang yang engkau kuasai di antara mereka dengan suara engkau dan kerahkanlah kepada mereka tentera engkau yang berkuda dan yang berjalan kaki dan serikanlah mereka pada harta dan anak-anak dan berjanjilah kepada mereka. Tak ada yang dijanjikan iblis kepada mereka melainkan (semata-mata) tipuan.”

Inilah bukti cinta Allah swt kepada kita manusia, Iblis sekali saja berbuat kesalahan maka tiada ampun baginya, Allah langsung melemparkannya ketempat yang paling hina yang sebelumnya ia sosok malaikat yang mulia di mata para malaikat2.

Kesalahan Iblis hanya menolak sujud saja (itupun kepada Adam as) bukan kepada Allah dan seketika itu juga Allah murka kepadanya, hari ini berapa banyakkah panggilan Allah yang kita abaikan (Adzan) yang sudah jelas panggilan untuk sujud kepada sang Khalik.

Semoga pesan ini menjadi ikhtibar bagi kita untuk senantiasa ikhlas dalam beribadah dan tidak sombong terhadap ilmu yang kita miliki, karena segala sesuatunya adalah kepunyaan Allah termasuk diri dan harta kita.

..Buat Ihwa dan Akhwat seiman yg Insya Allah dicintai dan diRidhoi Allah SWT…untuk lebih banyaknya saudara2 qt yg menerima pesan da’wah ini mohon untuk mengundang teman2nya yang lain untuk dapat bergabung di Group “Iman dan Islam” ini..

Ada benarnya datangnya dari sang Khalik Allah swt dan apabila ada kekurangan itu semata-mata dari kebodohan dan kekurangan ilmu saya.

..Subhanallah wabihamdi AsyaduAllahilaha Illallah Anta Astagfiruka wa’atubu Ilaik Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: